Polsek Cikalong Wetan Tertibkan Knalpot Brong di SMK Gema Nusantara 5, 19 Knalpot Diamankan


CEO GROUP | Cikalong Wetan, 4 September 2026 — Jajaran Polsek Cikalong Wetan melaksanakan kegiatan penertiban dan razia knalpot brong atau knalpot bising yang tidak sesuai spesifikasi teknis di lingkungan SMK Gema Nusantara 5 Cikalong Wetan, Kamis (4/9/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di Area Parkir Lapangan Tridaya, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan, dengan melibatkan personel Polsek Cikalong Wetan bersama pihak sekolah.


Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan 19 unit knalpot brong/bising yang tidak standar. Para siswa yang terjaring diberikan pembinaan dan diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar pabrik, baik di lokasi maupun di rumah masing-masing.


Kapolsek Cikalong Wetan AKP Deden Indrajaya mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan melakukan penertiban, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi teknis serta tertib berlalu lintas.


“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar sejak dini memahami pentingnya tertib berlalu lintas. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar AKP Deden Indrajaya.


Selain mengganti knalpot, siswa yang melakukan pelanggaran juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak kembali menggunakan knalpot bising. Petugas turut memberikan edukasi mengenai etika berkendara, keselamatan berlalu lintas, dan pentingnya menjaga ketenangan lingkungan.


Kapolsek berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pelajar serta meminimalisir potensi konvoi liar dan perilaku ugal-ugalan di jalan raya.


“Mari bersama-sama menciptakan budaya berkendara yang tertib, santun, dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah dan warga sekitar.**

0 Komentar